Alfred Russel Wallace…. Pada umur yg sama dengan saya saat ini, Wallace telah menyelesaikan penjelajahannya di Malay Archipelago selama 8 tahun. Pulang ke Inggris membawa beratus-ratus specimen hewan dan tumbuhan dan menangkap fenomena keunikan flora fauna di kepulauan ini.

Dibandingkan Charles Darwin yang telah dikenal di dunia persilatan para naturalist, Wallace saat itu tak ada apa-apanya. Sesaat setelah terserang malaria, Wallace mengirimkan buah pikirannya akan kesintasan yang terbugar alias survival of the fittest pada Darwin, yang ujung-ujungnya memacu Darwin untuk mempublikasikan “the Origin of Species“. Ya, Wallace yang 14 tahun lebih muda, masih terlalu rendah hati. Continue reading “Wallace, naturalis yang rendah hati”

Iklan