P1020980 (2)Ingat Sri Lanka adalah ingat Rahwana, sang raja raksasa dari kisah Ramayana. Pulau di selatan India ini menampilkan keunikan-keunikan yang berbeda dari benua di utaranya.

Colombo, ibu kotanya adalah kota pelabuhan.  Tak berbeda jauh dengan Indonesia, negeri ini pernah diduduki Portugis dan Belanda lewat VOC nya.  Dan berakhir dengan kolonisasi Inggris.  Portugis dan Belanda tentu saja terkait dengan perdagangan rempah-rempah. Namun Belanda sendiri hanya menguasai daerah-daerah pesisir.  Baru pada tahun 1815, Inggris menguasai negeri ini, mematahkan kerajaan terakhir Kandy dengan menerobos hutan dan gunung, dan membuat jalur kereta api hingga ke Kandy.

Mengupas sejarah Sri Lanka ke masa-masa lebih awal, negeri ini memang sangat erat dengan masuknya ajaran Sidharta Gautama, dan kisah tooth relict sang Budha.  Konon, di suatu masa mulai terjadi pergolakan antara Hindu dan Budha di India, gigi sang Budha kemudian diungsikan ke Sri Lanka lewat putra-putri sang raja India yang disembunyikan di sanggul sang putri dengan tujuan agar ajaran Budha tetap terpelihara.  Gigi ini kemudian disimpan di Kandy dan dianggap bahwa penyimpan tooth relict ini adalah penguasa Sri Lanka.  Kejatuhan sistem kerajaan di Sri Lanka dipercaya akibat menyerahnya kerajaan Kandy pada Inggris. Saat ini, dari Kandy kingdom, tooth relic temple hingga Independence square di Colombo, cerita tooth relict ini ada dalam lingkaran sejarahnya.

Mari kembali lagi ke topik.  Sri Lanka menampilkan kekayaan biodiversitas khas Asia.  Dari gajah hingga pohon nangka.  Dua jenis ini memang menarik bagi saya.  Sebuah pulau yang dihuni mamalia ukuran besar. Gajah Sri Lanka adalah subspesies tersendiri dari gajah Asia, Elephas maximus maximus.  Ukurannya paling besar dari ketiga subspesies gajah Asia yang ada dengan jumlah populasi yang dianggap terbesar di Asia.  Keistimewaan ini tentu saja tak lepas dari sejarah biogeografi Sri Lanka.

P1030024 (2)

Sri Lanka tak pernah terhubung dengan India kecuali pada masa glasiasi yang memungkinkan persebaran satwa antara India sebagai mainland dengan Sri Lanka.  Sementara pada masa interglasial di mana terjadi kenaikan air laut dalam waktu lama memungkinkan terjadinya spesiasi.  Ini menyebabkan tingkat endemisitas dan tingkat kekayaan jenis per unit area menjadi sangat tinggi yang terlihat pada jenis-jenis reptil dan burung.  Dua kepercayaan yang ada, Budha (sebagai mayoritas) dan Hindu yang mengajarkan penghormatan terhadap binatang merupakan sumbangan kultur bagi konservasi. Sebuah alas kaki menuju bangunan berupa pahatan batu yang penuh dengan gambar-gambar binatang, bahkan sempat diubah dengan menghilangkan gambar sapi.  Ini juga bentuk penghormatan sang raja yang berkepercayaan Budha terhadap kaum Hindu.

P1020956 (2)Lantas, mengapa saya khusus menyebut pohon nangka? Nangka adalah pohon khas Asia.  Saya jadi ingat artikel di the Guardian yang mengupas peran nangka sebagai sumber makanan yang mungkin dapat menjadi alternatif makanan pokok dalam menghadapi perubahan iklim.  Pohon ini mudah tumbuh, survive dari hama dan penyakit, serta tahan suhu yang meningkat.  Sama seperti kita, dari biji, buah muda, hingga yang matang dapat dimakan.  Sri Lanka juga punya sayur nangka dan Nangka adalah buah nasional yang pohonnya tidak boleh ditebang tanpa ijin khusus dari yang berwenang.  Ini penghormatan kepada tumbuhan yang tak pernah ada di negara kita rasanya kecuali padinya Dewi Sri yang tak lebih dari cerita semata.  Mungkin ini memang sangat terkait dengan ajaran Budha di Sri Lanka, namun mengingat artikel tadi, saya pun menaruh rasa hormat pada regulasi macam ini.  Mendadak teringat cerita ibu saya, bahwa pernah ada suatu aturan untuk menanam pohon mangga di setiap rumah di Madiun pada masa beliau kecil dulu.

Begitulah sedikit kisah perjalanan saya.  This is a great country.  Aplikasi visa pun cuma sehari saja online, sudah terkirim ke email saya.  Ingin suasana India yang berbeda?  Pergilah ke Sri Lanka…

 

Iklan