Efek kupu-kupu (butterfly effect) konon dikenal dalam teori Chaos (yang mengingatkan saya pada Dr. Ian Malcolmnya Jurassic Park). Sebutan ini tentu saja diambil dari sayap kupu-kupu yang katanya dapat membuat suatu perubahan kecil tak teratur pada atmosfir (dalam skala kecil tentunya). Jangan tanya lebih lanjut soal ini pada saya, sebab saya bukan ahli chaos. Namun, fenomena ini tentu saja menggambarkan uniknya sayap kupu-kupu. Tipis, rapuh, namun mengandung suatu kekuatan yang menakjubkan.

Sayap kupu-kupu terdiri dari dua bagian, sayap depan (forewing) dan sayap belakang (hindwing). Keduanya digerakkan oleh otot dada (thorax). Sayap kupu-kupu juga memperlihatkan sisik-sisik dan rangkaian venasi yang seringkali menjadi penanda dalam identifikasi spesies. Menariknya, venasi ini juga ada kaitannya dengan pertukaran oksigen. Sayap kupu-kupu dikenal berpola dan berwarna-warni yang berfungsi menjadi kamuflase, sistem alarm bagi predatornya, mencari pasangan, menipu predatornya, dan menyerap panas matahari bagi tubuhnya. Jadi, bisa dibayangkan menakjubkannya fenomena gerakan dan kehidupan kupu-kupu yang seringkali tak lebih besar dari telapak tangan kita.

Istilah efek kupu-kupu kadang diterapkan dalam bentuk penjelajahan waktu (time travel). Barangkali inilah salah satu dasar adanya butterfly awards ini yang saya dapat dari mas Htt dan Diah. Menjelajah dunia maya dengan sayap kupu-kupu untuk mencari tahu keunikan di dalamnya. Jadi tak ada hubungannya dengan keseringan saya membuat postingan tentang kupu-kupu.

Penjelajahan waktu saya yang (mohon maaf) tidak banyak ini karena keterbatasan waktu, membawa saya mengingat suatu fenomena yang mirip tetapi tak serupa dengan sayap kupu-kupu. Tak lain dan tak bukan adalah burung. Keseluruhan tubuh burung adalah gambaran akan kemampuan terbang jauh, mulai dari pertulangan, sistem kardiovaskular, respirasi, reproduksi, dan metabolisme. Pertulangan burung berdesain ringan namun kuat dengan sistem metabolism yang menyesuaikan dengan denyut jantung yang cepat untuk bertahan pada situasi panas dan dingin. Keunikan burung-burung Indonesia tentu saja digambarkan dengan baik oleh teman saya dari ‘Burung Sulawesi‘ dan telah banyak membawa inspirasi bagi blog ini, seperti halnya burung bagi saya. Dan di sinilah efek kupu-kupu ini singgah……