#ThinkSustain Ingat emak-emak kita dulu

Meninggalkan komentar

DSC_0773Lebaran selalu menyisakan banyak hal. Selain cucian menumpuk, kadang masih ada pula sisa opor ayam, ketupat, putih telur sisa membuat kue kering, dan masih banyak lagi.  Saya jadi ingat ibu saya yang tiap pasca lebaran selalu melakukan daur ulang opor ayam nya menjadi abon ayam.  Opor ayam tinggal digoreng sangrai hingga kering.  Atau sisa tape ketan diubah menjadi madu mongso.  Tahun ini ibu saya sudah tak banyak memasak lagi selain karena sudah mulai dikurangi keterlibatannya di dapur, tetapi juga karena kali ini saya juga lebih banyak masuk dapur.  Opor pun pesan jadi.  Eh nyatanya tetap saja sisa lebaran selalu masih ada.  Jadi kali ini saya melakukan pembadaian otak sendiri, melakukan re-use dan re-cycle.  Sisa saus sate, saya olah lagi, dicampur dengan cuka sedikit, saos tomat, dan mayonnaise, jadilah saus gado-gado fusion.  Sisa putih telur kadang saya tambahkan di campuran tahu telor.  Bosan dengan Angel Food Cake, kali ini saya browsing resep brownies dengan putih telur.  Judulnya Crisps brownies.  Hasilnya crispy outside, chewy inside.  Selama anak suka, selamat lah….. Lagi

Review blog saya di tahun 2014

4 Komentar

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Kereta bawah tanah New York City mengangkut 1.200 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 7.100 kali di 2014. Jika itu adalah kereta bawah tanah NYC, dibutuhkan sekitar 6 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

This is interesting.  Di masa sekarang ini rasanya blog sudah berkurang kepopulerannya dan orang lebih suka menggunakan sesuatu yang lebih instan tanpa persiapan khusus seperti instagram atau path.  Tetapi blog masih menjadi sumber informasi bagi banyak orang.  Posting saya tentang statistik masih dibaca hingga sekarang….  Haruskah saya menulis lagi tentang statistik seperti saran review blog saya? Haha….. :)

“Si Kepik Penggerutu”, Aphids, dan jendela penjelajahan pekarangan

3 Komentar

The Grouchy Ladybug nya Eric Carle menjadi bintang hari ini.  Sejak “the Very Hungry Catepillar”, saya jatuh cinta pada buku-bukunya Eric Carle.  Buku “the Grouchy Ladybug” oleh-oleh saya keluar kota itu membuat saya yang malam itu baru tiba harus membacakannya ke Helmi padahal waktu hampir menunjukkan pukul 12 malam.

grouchyladybug

Si kepik penggerutu yang tak mau berbagi aphids, menu sarapan pagi para kepik Lagi

Si pohon rambutan, perubahan kita, perubahannya….

3 Komentar

Rambutan adalah pohon asli Indonesia and Malaysia. Rambutan adalah buah yang hanya mau matang di pohon. Artinya, jika dipanen sebelum matang, ia tak akan berubah menjadi matang karena tidak ada agen pematangnya (hormon ethylene). Bunga rambutan diserbuki oleh lalat, lebah, dan semut. Pohonnya membutuhkan drainase yang baik. Jadi tak heran juga jika pohon ini selalu dipenuhi semut-semut sehingga cukup merepotkan jika dipanjat.  Rambutan ternyata juga sudah diintroduksi di Amerika Latin. Masuk Mexico tahun 1950.

Rambutan yang tengah dikunjungi kupu-kupu Polyura athamas

Rambutan yang tengah dikunjungi kupu-kupu Polyura athamas

Lagi

Dan setiap anak adalah unik…..

2 Komentar

Camera 360

#Kelasinspirasi …  Apa pula ini?  Saya terus terang sempat ragu-ragu sewaktu mendaftar.  Di antara beberapa pertanyaan yang memerlukan jawaban cukup panjang saat mendaftar, timbul pertanyaan-pertanyaan pada diri saya, ‘sepenting apakah pekerjaan saya sehingga saya harus menularkan mimpi ini pada anak-anak lain?’ Lagi

Mari beramal untuk alam…

6 Komentar

Hutan terdegradasi tidak melulu perlu diubah menjadi sawah….

011312_0552_Foodsecurit1.jpgSeluruh bagian kehidupan manusia mempunyai interkonektivitas. Yang satu terkait dengan yang lain. Mari kita lihat sepenggal saja…. Kehadiran satwa polinator membantu menyerbuki bunga hingga menjadi buah, menjadi mak comblang antara putik dan benang sari sehingga kita dapat menikmati kopi, durian lokal, atau sambel goreng ati yang dimasak dengan pete.  Kopi diserbuki lebah, sementara duren dan petai diserbuki kelelawar.  Ini semua adalah karunia Tuhan. Subhanallah…. Para satwa ini seperti lebah, kupu-kupu, kelelawar, dan burung adalah provision dari ecosystem services, penyedia layanan lingkungan.  Adanya mereka membantu memperbaiki hasil panen petani. Nah, namun hutan punya peran pula. Satwa-satwa ini lebih suka tinggal di hutan. Riset juga mengatakan bahwa semakin dekat jarak kebun dengan hutan, makin baik produksi panen petani. Makin dekat dengan hutan, makin banyak pula jenis satwa polinator yang hadir. Lagi

Program Training Mitigasi Perubahan Iklim dan Pembiayaan Hutan Berkelanjutan Inovatif

Meninggalkan komentar

Yuk ikutan! Menarik nih. Angkatan pertama sudah dilahirkan dari Program Pelatihan kerjasama antara Center for Environment, Economy, and Society, Columbia University dan Research Center for Climate Change, Universitas Indonesia ini. Ingin tahu tentang pelatihan angkatan pertama? Silakan lihat di Ruang Perubahan

Suasana pelatihan yang sarat diskusi dan kerja kelompok

Suasana pelatihan yang sarat diskusi dan kerja kelompok

Berikut info lengkapnya…. Lagi

Older Entries

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.