Arsip untuk ‘Day-to-day’ Kategori
Masa kecil cerminan hari kini?
“It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change.” (Charles Darwin)
Saya tak hendak berbicara soal teori evolusi. Tapi tak pelak menjadi banyak berkaca pada beberapa pertemuan yang saya ikuti akhir-akhir ini baik itu formal maupun tidak formal. Yang formal asalnya dari suatu seminar memperingati 200 tahun eyang Charles Darwin. Kekaguman saya meningkat pada para filosof di seminar ini yang memandang teori ini sebagai suatu perayaan akan keunggulan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Ditambah proses penalaran induktifnya Francis Bacon, tidakkah kita melihat suatu perkembangan pada diri manusia terutama pada pemikiran dan budaya? Baca selebihnya »
Sekolahku, penjelajahanku….
Di awal 70-an, perguruan ini membangun Taman Kanak-Kanak pertama di kawasan Cempaka Putih, suatu kawasan pemukiman yang tengah berkembang. Di kawasan ini aku dilahirkan dan dibesarkan, belajar menaiki sepeda pertama kali hingga berhadapan dengan banjir pertama kali. Tetapi di sekolahku inilah aku mulai ‘menjelajah dunia’. Baca selebihnya »
Efek Kupu-kupu
Efek kupu-kupu (butterfly effect) konon dikenal dalam teori Chaos (yang mengingatkan saya pada Dr. Ian Malcolmnya Jurassic Park). Sebutan ini tentu saja diambil dari sayap kupu-kupu yang katanya dapat membuat suatu perubahan kecil tak teratur pada atmosfir (dalam skala kecil tentunya). Jangan tanya lebih lanjut soal ini pada saya, sebab saya bukan ahli chaos. Namun, fenomena ini tentu saja menggambarkan uniknya sayap kupu-kupu. Tipis, rapuh, namun mengandung suatu kekuatan yang menakjubkan. Baca selebihnya »
Udang dan udang
Ada apa di balik sebuah nama? Ini ada dua jenis udang berbeda morfologi. Yang satu bisa terbang dan lainnya di dalam laut. Dua alam yang bersentuhan tetapi tak saling memberi kesempatan hidup.
Monster kue dan 3 anak kucing
Para monster kue berjemur bersama-sama. “Ini terlalu panas…..”, kata si kerah biru. “Tidak. Ini sudah sore, matahari sudah mulai menghilang. Sudah saatnya kita pindah dan menjauh. Lihat, 3 anak kucing itu”, kata si kerah kuning Baca selebihnya »
Komentar (2)
Komentar (3)
Komentar (7)












