Arsip untuk ‘Culinary adventures’ Kategori

Udang dan udang

Ada apa di balik sebuah nama? Ini ada dua jenis udang berbeda morfologi. Yang satu bisa terbang dan lainnya di dalam laut. Dua alam yang bersentuhan tetapi tak saling memberi kesempatan hidup.

Si Udang merah Sulawesi (Ceyx fallax)

Si Udang merah Sulawesi (Ceyx fallax)

Baca selebihnya »

Monster kue dan 3 anak kucing

Para monster kue berjemur bersama-sama.  “Ini terlalu panas…..”, kata si kerah biru. “Tidak. Ini sudah sore, matahari sudah mulai menghilang. Sudah saatnya kita pindah dan menjauh. Lihat, 3 anak kucing itu”, kata si kerah kuning Baca selebihnya »

Hidup seimbang = sistem alam bekerja semestinya

makanan siamangSiamang-siamang yang makan buah dan daun pasti sehat. Burung rangkong pun makan buah, dan mengatur kebutuhan tubuhnya dengan sesekali makan hewan-hewan kecil lainnya pada saat musim berbiak. Tak lain sebagai pasokan protein bagi calon maupun rangkong-rangkong kecil yang lahir. Setiap mahluk hidup telah diatur agar mempunyai sistem metabolisme sedemikian rupa untuk bertahan hidup. Manusia juga begitu. Tetapi kelebihan akal yang dipunyai seringkali juga membuat sistem tubuhnya berjalan tak semestinya. Baca selebihnya »

Antara salsa, pala, dan sejarah

dsc01392_salsa.jpg Bahwasanya saya lapar dan sebungkus tortilla chips serasa melambai-lambai, maka jadilah saus salsa melengkapi tortilla chips tadi. Kombinasi tomat, paprika, bawang Bombay, dan cilantro alias daun ketumbar menjadi paduan yang cukup melepas rindu suara-suara perut saya.

Penggunaan kata ’saus salsa’ sebenarnya tidak tepat sebab salsa yang berasal dari bahasa Spanyol berarti saus. Anyway, salsa ternyata punya sejarah juga. Baca selebihnya »

‘Mango sorbet’ di musim mangga

Bagus juga kalau kebetulan punya pohon mangga harum manis atau Indramayu. Tapi kalau di halaman adanya mangga apel? Betul. Disebut mangga apel karena bentuknya yang mirip apel, bulat. Pohonnya tidak tinggi dan buahnya berlimpah saat tiba musimnya, seperti bulan Desember ini. Menurut yang menanam, jika dalam satu untaian buahnya dikurangi, maka buah yang tersisa dapat menjadi jauh lebih besar. Duh, sayangnya rasanya segitu-gitu aja. Banyak orang menganggap mangga apel cuma bagus untuk menjadi pohon peneduh saja. Buahnya dengan daging buah yang kekuningan bisa cukup manis jika matang betul. Tetapi rasanya seperti peralihan antara kweni. Tidak terlalu tepat untuk dimakan mentah tetapi cukup lumayan jika ditambah gula dan dibuat jus atau punch. Bosan juga lama-lama. Padahal banyak orang sudah ikut mendapat pelimpahannya.

mango_sorbet.jpg

Terinspirasi dari es krim bebas lemak, sorbet menjadi salah bentuk aplikasi dessert dari mangga apel ini. Kata sorbet sendiri dianggap berasal dari sherbet, minuman dingin tradisional dari Timur Tengah. Dalam perkembangannya, sherbet ini dimodifikasi menjadi sorbet yaitu frozen fruit dessert yang dibuat dari buah yang dihaluskan dengan tambahan gula atau madu yang kemudian dibekukan. Ya betul, dengan kata lain jus buah beku. Jadi, sorbet ini bebas dari produk hewan seperti susu dan telur. Baca selebihnya »

Halaman Berikutnya »