Arsip untuk ‘Burung’ Kategori

Rangkong, si petani berlahan hutan

Tahukah bahwa burung rangkong punya bulu mata? Yang konon berfungsi dalam mencari pasangan……..

Burung rangkong (family Bucerotidae) telah menjadi perhatian Carolus Linnaeus pula sejak tahun 1758 pada waktu ia mempublikasi Systema Naturae. Sementara kapan rangkong ini muncul, diduga sejak Jaman Oligocene sekitar 30-35 juta tahun yang lalu. Didominasi warna dasar hitam pada sebagian besar jenisnya, ternyata ada hal-hal menarik yang membedakan rangkong dengan burung lainnya. Baca selebihnya »

Intip mengintip dengan sang Kuau

Berikut secuplik gambar yang sempat terekam pada saat saya berkunjung ke arena tarian (dancing ground) si Kuau raja jantan alias Great argus alias Argusianus argus yang kisah hidupnya pernah saya ceritakan di sini.

Burung yang sensitif ini Baca selebihnya »

Udang dan udang

Ada apa di balik sebuah nama? Ini ada dua jenis udang berbeda morfologi. Yang satu bisa terbang dan lainnya di dalam laut. Dua alam yang bersentuhan tetapi tak saling memberi kesempatan hidup.

Si Udang merah Sulawesi (Ceyx fallax)

Si Udang merah Sulawesi (Ceyx fallax)

Baca selebihnya »

Waktu yang lama untuk kembali

Dari 10 tahun lalu hingga sekarang, S-1000 selalu menjadi tempat favorit untuk mengamati burung-burung. Sepuluh tahun lalu, 165 ha hutan seputaran Way Canguk yang pernah terbakar di tahun 1997 baru saja mulai menggeliat dari debu dan abu sisa-sisa kebakaran hutan. Pepohonan mengering, tetapi semai-semai bermunculan dan tumbuh menjadi semak bercampur tepus (jahe-jahean) dan alang-alang.

Pemandangan di S-1000

Pemandangan di S-1000

Baca selebihnya »

Tangan, belalai, dan memindahkan kebaikan

Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, lebih baik memberi daripada menerima. Begitu kata orang-orang tua kita. Dengan kata lain, memberi adalah memindahkan suatu kebaikan. Fungsi tangan dalam memindahkan sesuatu, pada hewan, tidak serta merta dilakukan oleh tangan mereka. Seperti pada kelelawar, burung, dan kupu-kupu, fungsi tangan kita tak bisa dianalogikan dengan sayapnya.

Iyalah, semua orang juga tahu kalau sayap burung atau sayap kupu-kupu digunakan untuk terbang, sementara kita, manusia tidak dapat terbang (kecuali numpang di dalam pesawat terbang). Di manakah letak fungsi ‘memindahkan’ pada burung atau kupu-kupu?

Kupu-kupu Euploea camaralzeman dan belalainya

Kupu-kupu Euploea camaralzeman dan belalainya

Baca selebihnya »

Halaman Berikutnya »