Kupu-kupu bagi Alfred Russel Wallace

Masih belum percaya kalau identifikasi kupu-kupu itu sulit? Kepindahan dari Sulawesi ke Sumatra, tidak membuat saya semakin canggih dalam hal yang satu ini. Kupu-kupu, Lepidoptera, si serangga bersayap indah yang ada di mana-mana tetapi jarang sekali dapat diidentifikasi dalam sekali pandang saat ia terbang. Sayap bagian atas dan bawah seringkali sangat berbeda warna dan coraknya. Belum lagi variasi antar individu. Namun, justeru keunikan inilah yang menjadi perhatian Alfred Russel Wallace dalam mengilustrasikan teori seleksi alamnya. Dari mana lagi jika bukan dari perjalanannya menjelajahi ‘the Malay Archipelago’.

Apa kata Wallace tentang kupu-kupu?

1. Pada kupu-kupu seringkali terdapat variasi sederhana. Ini biasanya terjadi pada kupu-kupu Papilionidae yang mempunyai kisaran distribusi yang luas dengan karakter bentuk yang tidak stabil sehingga terjadi gradasi variasi morfologi. Contohnya, gradasi variasi yang terlihat pada Papilio memnon.

2. Adanya banyak bentuk (polimorfisme atau dimorfisme). Pada Papilionidae, polimorfisme ini hanya nampak pada betina saja. Papilio memnon, spesies dengan distribusi luas ini memperlihatkan keunikan sebagai gabungan antara variasi sederhana dan variasi morfologi yang cukup bermacam-macam. Ada betina yang memperlihatkan ‘ekor’, sementara ada pula betina yang mirip dengan jantannya.

3. Varietas atau bentuk lokal. Menurut Wallace, inilah tahap awal pembentukan spesies baru. Biasa terjadi pada spesies berdistribusi luas yang menjadi terisolasi dari populasinya. Salah satu contohnya adalah Papilio demolion yang di Sulawesi dan Indonesia Timur menjadi Papilio gigon. Kupu-kupu di Sulawesi rata-rata memperlihatkan bentuk sayap anterior yang cenderung berujung lebih tajam atau sedikit berlekuk dibanding spesies sejenis di Sumatra. Terkadang spesies yang sama memperlihatkan bentuk gigantisme di Sulawesi, seperti pada Papilio peranthus.

4. Adanya variasi yang sama-sama muncul (co-exist). Variasi yang perbedaannya tidak terlalu jelas, namun diperlihatkan oleh 2 spesies yang berbeda. Beberapa jenis kupu-kupu bahkan memperlihatkan bentuk mimikri yang menunjukkan kesamaan dengan jenis yang lain, untuk menghindar dari predatornya. Lagi-lagi Papilio memnon, betinanya, terkadang menunjukkan kemiripan dengan Pachliopta coon yang kedua-duanya ada di Sumatra.

5. Ada ras atau sub-spesies. Ini adalah bentuk lokal yang sudah stabil dan terisolasi. Pulau Muna dan Buton yang bertetangga saja sudah menjadikan beberapa jenis kupu-kupu dengan sub-spesies yang berbeda seperti Papilio ascalaphus ascalaphus di Buton dan Sulawesi, serta Papilio ascalaphus munascalaphus di Muna.

6. Yang terakhir tentu saja, spesies dengan contoh spesies-spesies yang kita lihat sekarang ini.

Teori seleksi alam Wallace memang keluar hampir bersamaan dengan teori seleksi alam Darwin (yang segera dipublikasikan Darwin setelah tahu bahwa Wallace mengembangkan teori yang mirip). Jika kita berkaca pada apa yang dilihat Wallace pada kupu-kupu, teori seleksi alamnya menjelaskan adanya kekuatan biogeografi dan lingkungan yang membuat kupu-kupu beradaptasi terhadap lingkungan lokalnya. Sementara teori Darwin menerangkan bahwa seleksi alam lebih disebabkan adanya kompetisi antar individu.

Jadi, mahluk sekecil apapun jangan dianggap sepele. Biarpun kupu-kupu mempunyai masa hidup yang tergolong singkat, nyatanya kekayaan variasinya menawarkan suatu eksplorasi pemikiran dan ilmu. Seperti kata Henry Bates (rekan sejawat Wallace)…

The wing of butterflies serves as a tablet on which nature writes the story of the modification of species

Bacaan tambahan:

Berry, A., editor. 2002. Infinite tropics: an Alfred Russel Wallace anthology. Verso, London and New York.

Mr Wallace and the phenomena of variation

Contribution to the theory of natural selection

21 comments so far

  1. hanggadamai on

    semoga kupu2 tidak punah ya, seiring dengan mulai hilangnya hutan2 di bumi ini..

  2. Burung Sulawesi on

    Benarkah Darwin menerima surat dari Wallacea sehubungan dengan teori seleksi alam yang kemudian dipullikasikan Darwin?

  3. rere on

    Mba , kita sama donk … sama – sama tinggal di sumatra he he he… sepertinya sering pindah – pindah ya… *sama juga*

    tapi itulah hikmah yang Tuhan berikan ke saya, semakin sering saya pindah, semakin kagum saya akan keindahan alam Indonesia…

    salam kenal, blognya bagus, detail sekali….

  4. noonathome on

    Memang benar, dan korespondensi itu memang memacu Darwin segera mempublikasi pemikirannya (Darwin masih di Ternate). Tetapi setelah itu, keduanya akhirnya melakukan publikasi bersama yang kalo gak salah diwakilkan oleh Charles Lyell

  5. dina yuriati on

    butterflies are very beautiful

    Gak bisa gak setuju… :)

  6. fatihulbar on

    gimana ngebandingin klo suatu jenis emank polimorfisme, bukannya jenis lain ato jenis baru.

    Memang harus hati-hati banget. Kalau di awal harus coba ditangkap sehingga kita bisa pelajari ciri-ciri jenisnya. Lama-lama tahu juga kok.

  7. fatih on

    boleh kenal donk dengan siapa yang nulis artikel ini.saya minat ama kupu-kupu. n penelitian sarjana saya juga tentang kupu-kupu.tapi identifikasi kupu-kupu yang saya lakukan masih dengan bantuan handbook of butterfly karangan miller dan miller

  8. noonathome on

    Hi Fatih. Salam kenal balik. Senang ada juga yang minat dengan penelitian kupu2. Menyambut baik nih jika diskusi2 ini bisa berlanjut

  9. citra eka putri on

    saya senang bgt sama kupu2 dan tertarik untuk tau lebih banyak tentang kupu, sempat melakukan penelitian sederhana di halaman rumah nyatanya setelah 1 bulan ada 12 jenis kupu2 yang sering lalulalang di halaman rumah saya,dan salah satunya mirip dengan jenis papilio memnon,sampai sekarang 11 lainnya belum saya temukan jenisnya,tolong berikan informasi mengenai kupu2, dan bagaimana carannya agar saya dapat melihat jenis2 kupu yang ada d indonesia,thanks

  10. noonathome on

    Hai Citra. Kalau mau tau jenis, coba lihat di http://www.sgbug.org/butterflies/singapore.php
    atau di http://butterflycircle.blogspot.com/
    Soalnya kupu2 kita banyak juga yang sama dengan di Singapore.

    Gimana caranya untuk melihat jenis2 kupu di Indonesia? Ya harus banyak jalan-jalan tentunya. Kalo kebetulan tinggal di daerah Jakarta, Bogor, dan sekitarnya, coba sekali2 mampir di Kebun Raya Bogor, cari bagian yang banyak bunganya.

  11. inal on

    thanks artikelnya. bagus banget. ehm…. saya di papua juga baru selesai survey kupu-kupu. and I LIKE “Elimnas agondas” coZ warnanya biru-biru gimana gt. he he he he he ………. tetap cinta kupu-kupu ya

    Ya, tetap cinta! :D

  12. firman on

    boleh minta bantuannya ga, judul buku apa yang kira-kira bisa di pakai buat identifikasi kupu-kupu khusus di pulau jawa, soalnya saya lagi melakukan penelitian kupu-kupu di kawasan wisata alam palutungan taman nasional gunung ciremai jawa barat.saya udah identifikasi beberapa jenis dengan menggunakan buku panduan lapangan penelitian kupu-kupu karangan henk vanmastrigt n edy rosariyanto.mohon bantuannya terimakasih

  13. noonathome on

    Bisa dicek di sini http://www.sgbug.org/butterflies/singapore.php

    atau buku Butterflies of Malay Peninsulanya Corbett and Pendlebury. Ini yang paling deket dengan Jawa. Kalo pake yang vanMastright yang Papua ya terlalu jauh bedanya.

  14. Herdanto on

    Salam kenal,
    Saya punya banyak foto kupu2, tapi tidak tahu namanya, dan kadang2 identifikasi melalui situs lain agak membingungkan/tidak jelas.
    Mungkin kita bisa tukar informasi mengenai nama kupu2. Terima kasih.

  15. noonathome on

    Hai Herdanto. Thanks udah mampir di sini. Boleh banget tukeran info soalnya gak banyak yg tau juga sih di sini

  16. Herdanto on

    Ok, kalau mau tukar info, saya mesti email kemana?
    Sorry, di komentar yang lalu saya salah ketik situs web saya, kurang s.
    Di herdantos.spaces.live.com saya coba tampilkan semua kupu2 di Jawa, mulai dari Jawa Barat.

  17. ocha on

    tambahkan lagi dong infonya…..

    mau penelitian tentang kupu-kupu niyh…

    ten9kyUuu…

  18. noonathome on

    Mau penelitian tentang apanya nih Ocha?

  19. ocha on

    da rencana mw penelitian ttg siklus hidup slh satu spesies papilionidae d daerah aQ…
    butuh referensi lg…
    dimana aQ bs dpt bnyk infonya ya..
    tengkyuU sblmnya..

  20. noonathome on

    Daerah aQ nya tuh di mana say….? Siapa tau aku bisa bantu

  21. Ocha on

    S0ry da kelamaan blz nya..biz sibuk bgt ma kuLia mb’..
    Btw aq d ben9kulu niyh..mksh sblm ny da mw n9ebantUin..


Leave a reply